Selamat Datang Di Blog Nurdin Montacity Kabupaten Dompu

Senin, 14 April 2014

KAWASAN RUMAH PANGAN LESTARI

Kawasan Rumah Pangan Lestari


Apa itu  Kawasan Rumah Pangan Lestari atau yang seringkali disingkat KRPL?
KRPL  adalah pemanfaatan pekarangan yang ramah lingkungan, dalam suatu kawasan, untuk :
  1. Pemenuhan kebutuhan pangan dan gizi keluarga;
  2. Peningkatan pendapatan keluarga;
  3. Meningkatkan kesejahteraan melalui partisipasi masyarakat.
Latar-belakang diadakannya Model KRPL ini adalah karena adanya 2 permasalahan, yaitu :
  1. Realisasi konsumsi masyarakat masih di bawah anjuran pemenuhan gizi;
  2. Perhatian terhadap pemanfaatan lahan pekarangan relatif masih terbatas.
Adapun tujuan pengembangan KRPL adalah :
  1. Memenuhi kebutuhan pangan dan gizi keluarga melalui optimalisasi pemanfaatan pekarangan secara lestari.
  2. Meningkatkan kemampuan keluarga & masyarakat dalam pemanfaatan lahan pekarangan untuk budidaya tanaman pangan, buah, sayuran, tanaman obat, ternak, ikan, pengolahan hasil dan kompos.
  3. Mengembangkan sumber benih / bibit untuk menjaga keberlanjutan pemanfaatan pekarangan.
  4. Melestarikan tanaman pangan lokal untuk masa depan.
  5. Mengembangkan ekonomi produktif keluarga, hingga mampu meningkatkan kesejahteraan dan menciptakan lingkungan hijau, bersih dan sehat secara mandiri.
Jadi, inti dari Model / Program KRPL ini adalah pemanfaatan pekarangan.  Di lingkungan pedesaan mungkin tidak ada masalah karena rata-rata keluarga mempunyai lahan pekarangan yang cukup.  Bagaimana dengan keluarga di perkotaan yang rata-rata berpekarangan sempit / bahkan tidak ada lahan pekarangannya? Tidak bisakah ikut melaksanakan program ini?
Jawabnya adalah BISA.  Ya, KRPL ini bisa juga diterapkan di lingkungan perkotaan yang rata-rata pemukiman padat, perumahan tipe sedang – kecil atau bahkan di rumah susun.

Lahan pekarangan yang terbatas atau sangat terbatas disiasati dengan penanaman model budidaya vertikultur , antara lain dengan menggunakan pipa pralon, bambu, kotak / kardus bekas,   

Penggunaan kotak kayu, pipa pralon atau bambu utk VERTIKULTUR
Saat ini di Kota Pekalongan sedang digalakkan KRPL di masing-masing kelurahan hingga ke tingkat RW, RT dan rumah tangga.  Tak ketinggalan di kantor- kantor, melaksanakan juga KRPL baik dengan cara vertikultur ataupun TABULAPOT ( Tanaman Buah & Sayur dalam Pot).

Jumat, 28 Maret 2014

Proposal PKL II STPP MALANG

Proses kegiatan Out Campus STPP Malang Merupakan tugas bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang diterapkan di daerah masing - masing.
Silakan Donwload dan Klik: Donwload

Senin, 09 September 2013

Pembuatan Pestisida Nabati

Pelaksanaan program usaha peningkatan produksi hasil pertanian selalu saja tidak luput dari kendala gangguan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) yang menyebabkan menurunnya produksi hasil usahatani yang sangat berarti. Usaha pengendalaian OPT selama ini sudah dilakukan dengan menerapkan falsafah Pengendalian Hama Terpadu (PHT) dengan menggunakan pestisida kimia. Dengan pestisida kimia adalah salah satu jalan yang memang mudah dilakukan dan ampuh karena daya bunuhnya cepat, sehingga hasilnyapun cepat terlihat oleh petani pengguna. Akan tetapi dalam penggunaan pestisida kimia perlu hati-hati akan dampak negative yang ditimbulkannya bagi kesehatan manusia, ternak dan lingkungan hidup tercemar/rusak karena residu dari pada pestisida kimia sulit terurai. Penggunaan pestisida kimia pada tanaman akan menghasilkan produksi pertanian yang tercemar dengan racun kimia, yang berbahaya jika dikonsumsi oleh manusia, ternak juga merusak lingkungan karena residu kimia yang tertinggal. Penggunaan pestisida nabati sangat dianjurkan karena penggunaannya tidak meninggalkan residu yang berbahaya bagi manusia dan ternak. Pestisida nabati adalah pestisida yang bahan bakunya terdiri dari tumbuh-tumbuhan/tanaman yang dapat digunakan untuk mengendalikan hama dan penyakit pada tanaman. Pestisida nabati mempunyai sifat “hit and run”, yaitu apabila diaplikasikan akan membunuh hama pada waktu itu, setelah hamanya mati residunya akan cepat terurai oleh alam. Sehingga tidak menimbulkan efek samping terhadap kesehatan manusia, ternak, juga ramah lingkungan. Tuntutan pasar akan produk pertanian adalah produk pertanian yang bebas dari bahan kimia dan berkualitas baik. Upaya untuk memenuhi tututan pasar terutama pada pasar bebas maka harus mampu bersaing dengan produk organik. Salah satu alternative yang dapat dilakukan oleh petani agar produk bebas sari residu pestisida dan aman bagi konsumen adalah melakukan pengendalian hama pada tanaman dengan menggunakan pestisida nabati. Salah satu contoh pembasmian terhadap ulat dapat anda donwload dibawah ini: download

Pelaksanaan PKL I

pelaksanaan PKL I adalah merupakan tugas yang diberikan oleh STPP-Malang dalam rangka mengembangkan ilmu yang telah diperoleh dalam semester II, sehingga kedepan dalam pelaksnaan penyuluhan tidak lagi merasa tidak mampu untuk melaksanakannya, adapaun contoh laporan PKL I Klik donwload dibawah ini. download

Kamis, 07 Maret 2013

Cara mengobati Penyakit Maag

Untuk mengobati penyakit Maag anda dapat klik donwload dan kalau ada komentar silakakan masukan komentar anda tentang cara mengobati penyakit maag download

Sabtu, 02 Maret 2013

Minggu, 24 Februari 2013

Untuk Mendownload tentang dasar - penyuluhan silakan klik download di bawah ini : download
MAIRA NDAI KATAHO DANA RORASA